Surat Al-Qashash Ayat 80: Teks Arab, Latin, Terjemah, Tafsir dan Arti Perkata

Mufradat / Arti Perkata Surat Al-Qashash Ayat 80 Lengkap Dengan Teks Arab, Latin, Terjemah Bahasa Indonesia dan Inggris Serta Tafsir Ringkas

Pada pembahasan kali ini akan dijelaskan secara lengkap mengenai arti perkata dari Surat Al-Qashash ayat 80. Selain itu juga disajikan teks Arab, bacaan latin, terjemah dalam Bahasa Indonesia dan Inggris, serta tafsir ringkas yang mudah dipahami.

Surat Al-Qashash merupakan surat ke-28 dalam Al-Qur’an yang terdiri dari 88 ayat dan termasuk golongan surat Makkiyah. Surat ini banyak menceritakan kisah Nabi Musa dan juga memberikan pelajaran penting tentang kehidupan, terutama terkait keimanan, kesabaran, serta sikap manusia terhadap harta dan dunia.

Pada ayat ke-80 ini, Allah menggambarkan bagaimana sikap orang-orang yang berilmu ketika melihat kemewahan dunia yang dimiliki oleh Qarun. Berbeda dengan kebanyakan manusia yang terpesona oleh harta, orang berilmu justru mengingatkan bahwa pahala dari Allah jauh lebih baik dan lebih kekal.

Teks Arab dan Latin Surat Al-Qashash Ayat 80

وَقَالَ الَّذِيْنَ اُوْتُوا الْعِلْمَ وَيْلَكُمْ ثَوَابُ اللّٰهِ خَيْرٌ لِّمَنْ اٰمَنَ وَعَمِلَ صَالِحًا ۚوَلَا يُلَقّٰىهَآ اِلَّا الصّٰبِرُوْنَ

wa qālallażīna ụtul-‘ilma wailakum ṡawābullāhi khairul liman āmana wa ‘amila ṣāliḥā, wa lā yulaqqāhā illaṣ-ṣābirụn

Ayat ini mengandung pesan yang sangat dalam tentang pentingnya ilmu dan kesabaran dalam menjalani kehidupan. Orang yang memiliki ilmu akan mampu melihat sesuatu dengan sudut pandang yang lebih luas dan tidak mudah terjebak pada kenikmatan dunia yang bersifat sementara.

Terjemah Surat Al-Qashash Ayat 80

Bahasa Indonesia

Tetapi orang-orang yang dianugerahi ilmu berkata, “Celakalah kamu! Ketahuilah, pahala Allah lebih baik bagi orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, dan (pahala yang besar) itu hanya diperoleh oleh orang-orang yang sabar.”

Bahasa Inggris

But those who had been given knowledge said, “Woe to you! The reward of Allah is better for he who believes and does righteousness. And none are granted it except the patient.”

Terjemahan di atas menegaskan bahwa keutamaan pahala di sisi Allah jauh melampaui kenikmatan dunia. Namun, untuk mencapainya dibutuhkan iman, amal saleh, dan kesabaran yang kuat.

Arti Perkata Surat Al-Qashash Ayat 80

Bacaan Arti
وَقَالَ dan berkata
ٱلَّذِينَ orang-orang yang
أُوتُوا۟ (mereka) diberi
ٱلْعِلْمَ ilmu
وَيْلَكُمْ celakalah kamu
ثَوَابُ pahala
ٱللَّهِ Allah
خَيْرٌ lebih baik
لِّمَنْ bagi orang yang
ءَامَنَ beriman
وَعَمِلَ dan beramal
صَٰلِحًا saleh/kebajikan
وَلَا dan tidak
يُلَقَّىٰهَآ diperolehnya
إِلَّا kecuali
ٱلصَّٰبِرُونَ orang-orang yang sabar

Dengan memahami arti perkata seperti di atas, kita dapat lebih mudah menghayati makna ayat secara keseluruhan. Setiap kata memiliki pesan yang saling berkaitan dan memperkuat makna utama tentang keutamaan pahala Allah dan pentingnya kesabaran.

Tafsir Surat Al-Qashash Ayat 80

Ayat ini menjelaskan tentang respons orang-orang yang berilmu ketika melihat Qarun dalam kemewahan dan kebanggaannya. Sementara sebagian orang merasa kagum dan ingin memiliki hal yang sama, orang-orang berilmu justru mengingatkan bahwa kenikmatan dunia hanyalah sementara.

Mereka mengatakan bahwa pahala dari Allah jauh lebih baik bagi orang yang beriman dan beramal saleh. Ini menunjukkan bahwa ilmu yang benar akan membawa seseorang kepada kesadaran tentang hakikat kehidupan dunia dan akhirat.

Selain itu, ayat ini juga menegaskan bahwa tidak semua orang mampu meraih keutamaan tersebut. Hanya orang-orang yang sabar yang dapat mencapainya. Kesabaran di sini mencakup berbagai aspek, seperti sabar dalam menjalankan perintah Allah, sabar dalam menjauhi larangan-Nya, serta sabar dalam menghadapi ujian hidup.

Kesabaran juga berarti mampu menahan diri dari godaan dunia yang dapat melalaikan. Dalam kehidupan sehari-hari, manusia sering dihadapkan pada pilihan antara kesenangan dunia yang cepat atau pahala akhirat yang kekal. Orang yang sabar akan memilih jalan yang diridhai Allah meskipun terasa berat.

Pelajaran penting dari ayat ini adalah bahwa ilmu harus membawa kepada keimanan dan amal saleh. Ilmu tanpa iman tidak akan memberikan manfaat yang sempurna. Sebaliknya, ilmu yang disertai iman akan menuntun seseorang untuk bersikap bijak dalam menghadapi kehidupan.

Dengan demikian, ayat ini mengajarkan kita untuk tidak mudah terpesona oleh gemerlap dunia, melainkan lebih fokus pada bekal akhirat. Keimanan, amal saleh, dan kesabaran adalah kunci utama untuk mendapatkan kebahagiaan sejati di sisi Allah SWT.

Tinggalkan komentar