Surat Al-Qasas Ayat 82: Teks Arab, Latin, Terjemah, Arti Perkata dan Tafsir

Teks Arab, Latin, Terjemah Bahasa Indonesia dan Inggris, Tafsir dan Mufradat / Arti Perkata Surat Al-Qasas Ayat 82 Beserta dengan Latinnya

Hallo adik-adik sekalian, apa kabar hari ini? Semoga kita semua selalu dalam keadaan sehat, semangat belajar, dan terus bertambah keimanan kita. Pada kesempatan kali ini kita akan mengkaji salah satu ayat penting dalam Al-Qur’an, yaitu Surat Al-Qasas ayat 82. Ayat ini sangat menarik karena berisi pelajaran tentang sikap manusia terhadap kekayaan dan kekuasaan.

Melalui ayat ini, kita diajak untuk memahami bagaimana perubahan sikap seseorang setelah melihat kenyataan yang terjadi. Dari yang sebelumnya kagum terhadap kekayaan dunia, menjadi sadar bahwa semua itu hanyalah ujian dari Allah SWT.

Surat Al-Qasas sendiri merupakan surat ke-28 dalam Al-Qur’an yang terdapat pada juz ke-20. Surat ini tergolong surat Makkiyah dan terdiri dari 88 ayat. Kata “Al-Qasas” memiliki arti “cerita-cerita”, karena di dalamnya banyak mengisahkan perjalanan umat terdahulu sebagai pelajaran bagi kita.

Teks Arab dan Latin Surat Al-Qasas Ayat 82

وَاَصْبَحَ الَّذِيْنَ تَمَنَّوْا مَكَانَهٗ بِالْاَمْسِ يَقُوْلُوْنَ وَيْكَاَنَّ اللّٰهَ يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَّشَاۤءُ مِنْ عِبَادِهٖ وَيَقْدِرُۚ لَوْلَآ اَنْ مَّنَّ اللّٰهُ عَلَيْنَا لَخَسَفَ بِنَا ۗوَيْكَاَنَّهٗ لَا يُفْلِحُ الْكٰفِرُوْنَ

wa aṣbaḥallażīna tamannau makānahụ bil-amsi yaqụlụna waika’annallāha yabsuṭur-rizqa limay yasyā’u min ‘ibādihī wa yaqdir, lau lā am mannallāhu ‘alainā lakhasafa binā, waika’annahụ lā yufliḥul-kāfirūn

Ayat ini menggambarkan perubahan sikap orang-orang yang sebelumnya menginginkan kedudukan seperti Karun. Setelah melihat azab yang menimpanya, mereka menyadari kesalahan mereka.

Terjemah Surat Al-Qasas Ayat 82

Bahasa Indonesia

Dan orang-orang yang kemarin mengangan-angankan kedudukannya (Karun) itu berkata, “Aduhai, benarlah kiranya Allah yang melapangkan rezeki bagi siapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya dan membatasi (bagi siapa yang Dia kehendaki). Sekiranya Allah tidak melimpahkan karunia-Nya kepada kita, tentu Dia telah membenamkan kita pula. Aduhai, benarlah kiranya tidak akan beruntung orang-orang yang mengingkari (nikmat Allah).”

Bahasa Inggris

And those who had craved his position the previous day began to say, “Ah! It is certainly Allah Who gives abundant or limited provisions to whoever He wills of His servants. Had it not been for the grace of Allah, He could have caused the earth to swallow us up. Indeed, the disbelievers will never succeed.”

Arti Perkata Surat Al-Qasas Ayat 82

Bacaan Arti
وَاَصْبَحَ dan jadilah
الَّذِيْنَ orang-orang yang
تَمَنَّوْا mereka menginginkan
مَكَانَهٗ kedudukannya
بِالْاَمْسِ kemarin
يَقُوْلُوْنَ mereka berkata
وَيْكَاَنَّ aduh
اللّٰهَ Allah
يَبْسُطُ melapangkan
الرِّزْقَ rezeki
لِمَنْ bagi siapa
يَّشَاۤءُ Dia kehendaki
مِنْ dari
عِبَادِهٖ hamba-hamba-Nya
وَيَقْدِرُ dan menyempitkan
لَوْلَآ jika tidak
اَنْ bahwa
مَّنَّ karunia
اللّٰهُ Allah
عَلَيْنَا atas kami
لَخَسَفَ membenamkan
بِنَا kami
وَيْكَاَنَّهٗ aduh
لَا tidak
يُفْلِحُ beruntung
الْكٰفِرُوْنَ orang-orang kafir

Penjelasan dan Hikmah Ayat

Ayat ini mengandung pelajaran penting tentang sifat manusia yang mudah terpesona oleh kemewahan dunia. Pada awalnya, sebagian orang merasa iri terhadap kekayaan Karun. Mereka menganggap bahwa harta yang melimpah adalah tanda keberhasilan dan kebahagiaan.

Namun setelah Allah menurunkan azab kepada Karun dengan membenamkannya ke dalam bumi, barulah mereka tersadar. Mereka memahami bahwa kekayaan bukanlah jaminan keselamatan, bahkan bisa menjadi sebab kehancuran jika tidak disertai iman dan rasa syukur.

Dari sini kita belajar bahwa rezeki sepenuhnya berada di tangan Allah. Dia yang melapangkan dan menyempitkan sesuai dengan hikmah-Nya. Tugas kita sebagai hamba adalah bersyukur ketika diberi kelapangan dan bersabar ketika diberi kesempitan.

Isi Kandungan Surat Al-Qasas Ayat 79–82

  1. Kehidupan dunia hanyalah tempat sementara untuk menanam amal, sedangkan akhirat adalah tempat memanen hasilnya.
  2. Kekayaan dan kedudukan bukan ukuran kemuliaan di sisi Allah.
  3. Manusia harus mengambil pelajaran dari peristiwa yang terjadi di sekitarnya.
  4. Rasa syukur atas nikmat Allah adalah kunci keselamatan.
  5. Orang-orang yang mengingkari nikmat Allah tidak akan memperoleh keberuntungan.

Tafsir Surat Al-Qasas Ayat 82

Tafsir Kemenag RI

Ayat ini menggambarkan penyesalan orang-orang yang sebelumnya ingin seperti Karun. Mereka menyadari bahwa Allah-lah yang mengatur rezeki. Jika bukan karena karunia Allah, mereka juga bisa mengalami nasib yang sama. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya iman dan rasa syukur dalam kehidupan.

Tafsir Ringkas

Secara umum, ayat ini mengajarkan agar manusia tidak tertipu oleh gemerlap dunia. Kekayaan hanyalah titipan, bukan tujuan akhir. Keberuntungan sejati adalah ketika seseorang mendapatkan keridaan Allah dan keselamatan di akhirat.

Dengan memahami ayat ini, diharapkan kita bisa lebih bijak dalam memandang kehidupan, tidak mudah iri terhadap orang lain, dan selalu bersyukur atas apa yang telah Allah berikan.

Semoga pembahasan ini bermanfaat dan menambah wawasan kita dalam memahami Al-Qur’an. Jangan lupa untuk terus belajar dan mengamalkan isinya dalam kehidupan sehari-hari.

Tinggalkan komentar