Teks Bacaan Arab, Latin, Terjemah Bahasa Indonesia, Tafsir dan Mufradat / Arti Perkata Quran Surat Hud Ayat 117-119
Pembahasan kali ini akan mengulas Surat Hud ayat 117-119. Surat Hud merupakan salah satu surat yang diturunkan di Makkah, memiliki jumlah 123 ayat, dan berada pada urutan ke-11 dalam Al-Qur’an.
Pada ayat 117-119 ini terkandung pelajaran penting mengenai tanggung jawab manusia dalam kehidupan bermasyarakat, pentingnya kebaikan, serta hikmah adanya perbedaan di antara manusia.
Teks Arab, Latin dan Terjemah Surat Hud Ayat 117, 118 dan 119
117
wa mā kāna rabbuka liyuhlikal-qurā biẓulmiw wa ahluhā muṣliḥụn
Dan Tuhanmu tidak akan membinasakan negeri-negeri secara zalim, selama penduduknya orang-orang yang berbuat kebaikan.
118
walau syā’a rabbuka laja‘alan-nāsa ummataw wāḥidataw wa lā yazālūna mukhtalifīn
Dan jika Tuhanmu menghendaki, tentu Dia jadikan manusia umat yang satu, tetapi mereka senantiasa berselisih (pendapat),
119
illā mar raḥima rabbuk, wa liżālika khalaqahum, wa tammat kalimatu rabbika la’amla’anna jahannama minal-jinnati wan-nāsi ajma‘īn
Kecuali orang yang diberi rahmat oleh Tuhanmu. Dan untuk itulah Allah menciptakan mereka. Ketetapan Tuhanmu telah pasti, “Aku akan memenuhi neraka Jahanam dengan jin dan manusia semuanya.”
Arti Perkata Surat Hud Ayat 117-119
Ayat 117
| Bacaan | Arti |
|---|---|
| وَمَا | dan tidak |
| كَانَ | adalah |
| رَبُّكَ | Tuhanmu |
| لِيُهْلِكَ | untuk membinasakan |
| الْقُرٰى | negeri-negeri |
| بِظُلْمٍ | dengan zalim |
| وَّاَهْلُهَا | dan penduduknya |
| مُصْلِحُوْنَ | orang-orang yang berbuat baik |
Ayat 118
| Bacaan | Arti |
|---|---|
| وَلَوْ | dan jika |
| شَاۤءَ | menghendaki |
| رَبُّكَ | Tuhanmu |
| لَجَعَلَ | niscaya menjadikan |
| النَّاسَ | manusia |
| اُمَّةً | umat |
| وَّاحِدَةً | satu |
| وَّلَا | dan tidak |
| يَزَالُوْنَ | senantiasa |
| مُخْتَلِفِيْنَ | berselisih |
Ayat 119
| Bacaan | Arti |
|---|---|
| اِلَّا | kecuali |
| مَنْ | orang yang |
| رَّحِمَ | diberi rahmat |
| رَبُّكَ | Tuhanmu |
| وَلِذٰلِكَ | dan untuk itulah |
| خَلَقَهُمْ | Dia menciptakan mereka |
| وَتَمَّتْ | dan telah sempurna |
| كَلِمَةُ | ketetapan |
| رَبِّكَ | Tuhanmu |
| لَاَمْلَـَٔنَّ | sungguh akan memenuhi |
| جَهَنَّمَ | neraka Jahanam |
| مِنَ | dari |
| الْجِنَّةِ | jin |
| وَالنَّاسِ | dan manusia |
| اَجْمَعِيْنَ | semuanya |
Tafsir Surat Hud Ayat 117, 118 dan 119
117
Pada ayat ini Allah menjelaskan bahwa Dia tidak akan membinasakan suatu negeri secara zalim selama penduduknya masih berbuat kebaikan. Kehancuran suatu kaum terjadi karena kezaliman dan kerusakan yang mereka lakukan sendiri, seperti kecurangan, kemaksiatan, dan kedurhakaan kepada Allah. Hal ini menunjukkan bahwa keadilan Allah sangat sempurna dan tidak menzalimi hamba-Nya.
118
Ayat ini menerangkan bahwa jika Allah menghendaki, tentu manusia dijadikan satu umat tanpa perbedaan. Namun, Allah menetapkan adanya perbedaan di antara manusia sebagai bagian dari sunnatullah. Perbedaan pendapat, keyakinan, dan cara hidup menjadi bagian dari kehidupan manusia yang tidak dapat dihindari.
119
Perbedaan tersebut akan terus terjadi kecuali bagi orang-orang yang mendapatkan rahmat Allah. Mereka adalah orang-orang yang diberi petunjuk, sehingga mampu menjaga persatuan dan ketaatan kepada Allah. Di sisi lain, orang-orang yang terus berselisih dalam keburukan akan termasuk golongan yang celaka. Pada akhir ayat ditegaskan bahwa Allah akan memenuhi neraka dengan jin dan manusia yang durhaka, sebagai bentuk keadilan atas perbuatan mereka.
Demikian penjelasan mengenai Surat Hud ayat 117-119 yang meliputi teks Arab, latin, terjemah, arti perkata, dan tafsirnya. Semoga bermanfaat dan menambah pemahaman kita terhadap Al-Qur’an.