Perbedaan Serta Cara Membedakan Madu Asli dan Palsu Berikut Test

Cara membedakan madu asli dan palsu – Diyakini sebagai hasil alam yang memiliki banyak manfaat, terdapat banyak kandungan yang dimiliki madu. Rasa manis yang terkandung di dalam madu disebabkan oleh monosakarida fruktosa dan glukosa, sehingga memiliki cita rasa seperti gula.

Selain itu, madu juga memiliki beberapa kandungan senyawa yang dianggap berfungsi sebagai antioksidan, termasuk vitamin C, pinocembrin, katalase, pinobaksin dan chrysin.

Karena memiliki kandungan yang sangat baik untuk tubuh, telah banyak orang yang membuktikan khasiat dan manfaat madu untuk kesehatan dan kecantikan.

Madu sebagai obat juga telah diyakini dalam agama Islam, sebagaimana firman Allah SWT dalam QS. An-Nahl ayat 69:

“Yakhruju mim buthuunihaa syaroobum mukhtalifun alwaanuhuu fiihi syifaaa`ul lin-naas”

Artinya:
Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia.

Madu tercipta dari nektar yang terdapat pada tanaman berbunga yang kemudian diambil oleh lebah pekerja untuk dijadikan madu. Nektar dikumpulkan di sarang lebah dan diproses dengan tiga tahapan.

Pertama, nektar akan bercampur dengan enzim yang dihasilkan oleh lebah, lalu nektar mengalami proses fermentasi yang kemudian selanjutnya akan menjadi madu mentah yang masih memiliki banyak kandungan airnya.

Madu memang sangat banyak peminatnya, dari kalangan anak-anak sampai lansia pun banyak yang mengkonsumsi madu karena telah terbukti manfaatnya yang sangat luar biasa.

Saking banyaknya permintaan pasar akan kebutuhan madu, sedangkan produksinya yang memang tidak dapat dipercepat maka kini banyak sekali produsen yang membuat produk madu campuran. Alhasil konsumen pun kesusahan untuk mencari madu yang benar-benar murni.

Meskipun sulit untuk menemukan madu yang murni 100% tanpa campuran gula, bukan berarti Anda tidak akan bisa menemukan madu yang asli.

Anda masih dapat menemukan madu yang asli dengan cara membeli produk yang memang sudah terbukti keasliannya, atau jika tidak ingin ribet bisa datang langsung ke tempat ternaknya.

Namun, jika Anda sudah memiliki madu dan ingin mengetahui keasliannya maka bisa mencoba beberapa tips berikut ini.

Jangan Tertipu, Ini Cara Membedakan Madu Asli dan Madu Palsu (Campuran)

1. Ujicoba Menggunakan Air

Ambil segelas air, kemudian masukan beberapa tetes madu ke dalam air. Maka madu asli akan sulit untuk membaur dengan air dan akan tenggelam ke dasar air. Berbeda dengan madu yang sudah dicampur dengan bahan lain (palsu), maka begitu dimasukan ke dalam air akan mudah tercampur dan biasanya terapung.

2. Ujicoba Menggunakan Tisu, Kain atau Kertas

Ambil salah satu media (tisu, kain atau kertas) yang akan Anda gunakan untuk mengetahui keaslian madu. Teteskan madu di atas media tersebut, maka perbedaan antara madu asli dan campuran akan terlihat jelas.

Jika itu madu asli, media yang terkena tetesan madu tidak akan terlalu basah. Berbeda apabila itu madu palsu, permukaan yang terkena tetesan madu akan membekas basahan yang luas dan jika menggunakan tisu biasanya akan mudah robek atau berlubang.

3. Uji Kristalisasi

Jika Anda masih belum puas dengan dua cara di atas, maka cara ketiga ini bisa membantu memastikan apakah madu yang Anda miliki murni atau campuran.

Sebelum memulai pengujian, siapkan kulkas atau lemari es. Cara melakukan pengujiannya sangat mudah, Anda hanya tinggal memasukan madu ke dalam freezer.

Setelah disimpan seharian, coba amati apakah madu tersebut berubah wujud atau tidak. Jika wujudnya tetap sama (tidak mengkristal), maka bisa dipastikan madu tersebut murni.

Namun jika setelah di freezer madu tersebut membeku, maka besar kemungkinan itu adalah madu campuran atau palsu.

Mitos Tentang Cara Pengujian Madu Yang Tidak Masuk Akal

1. Jangan Biarkan Semut Menjadi Penentu Keaslian Madu

Banyak yang beranggapan bahwa semut dapat menentukan kemurnian madu. Jika madu yang diteteskan kemudian dikerumuni semut, maka dianggap madu tersebut palsu.

Hal ini tidak benar, karena semut menyukai segala sesuatu yang berbau manis seperti madu, gula, dan sirup.

Jadi, jangan menjadikan semut sebagai indikator keaslian madu.

2. Mencampurkan Madu dengan Alkohol Bukanlah Tes yang Tepat

Beberapa sumber menyebutkan bahwa madu palsu akan larut dalam alkohol dan menghasilkan larutan seperti susu, sedangkan madu murni akan menggumpal di bagian bawah.

Namun, ada juga sumber lain yang menyatakan sebaliknya. Metode ini sudah lama beredar namun tidak dapat dijadikan acuan yang valid.

Oleh karena itu, sebaiknya Anda tidak menggunakan cara ini untuk menguji keaslian madu.

Lalu, Bagaimana Cara Mendapatkan Madu Murni?

Jika Anda masih ragu terhadap madu yang dijual di pasaran, maka cara terbaik untuk mendapatkan madu asli adalah dengan datang langsung ke tempat peternakan lebah.

Dengan begitu, Anda bisa memperoleh madu langsung dari sumbernya. Namun perlu diperhatikan, beberapa peternak lebah terkadang memberi pakan tambahan berupa sirup sehingga dapat mempengaruhi kemurnian madu yang dihasilkan.

Tinggalkan komentar